Showing posts with label Lumajang. Show all posts
Showing posts with label Lumajang. Show all posts

Monday, 2 March 2015

TIPS MENUJU KE PUNCAK B29 LUMAJANG DESA ARGOSARI




http://indahwisataindonesia.blogspot.com/

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, salah satu taman nasional di JawaTimur ini memiliki luas wilayah 50.276,3 ha. Berada di wilayah administratif Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang, merupakan salah satu destinasi wisata menarik karena wisatawan bisa melihat keindahan gunung Bromo dan Semeru, gunung tertinggi di pulau Jawa. Dari Semeru ini bisa disaksikan keindahan Pananjakan dan air terjun Madakaripura, konon tempat moksa patih Gajah Mada.

http://indahwisataindonesia.blogspot.com/

Tapi siapa yang mengenal B29?
B29 adalah kawasan tertinggi di kaldera Bromo dengan ketinggian 2900 Mdpl. B29 masih bagian TN Bromo Tengger Semeru, terletak di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dengan ketinggian 2900 meter di atas permukaan laut puncak B29 lebih tinggi dari gunung Bromo yang mempunyai ketinggian 2392 Mdpl. Terletak di sisi tenggara gunung Bromo, pemandangan yang indah akan segera dirasakan sesampainya di sana.

http://indahwisataindonesia.blogspot.com/

Puncak B29 Lumajang Desa Argosari
Desa Argosari menyuguhkan wisata alam yang sangat indah. Perkebunan sayur mayur seperti bawang prei, kubis, kol , kentang, wortel, dan cabe membuat nuansa khas desa di pegunungan sagat khas. Terasering perkebunan yang tertata rapi dan indah mejadi daya tarik juga. Dari puncak B 29 lumajang terdapat dua pemandangan indah yaitu menuju wilayah perkebunan Argosari yang sejajar dengan pegunungan Mahameru (Gunung Semeru ) dan Kawasan wisata bromo yang meliputi Lautan pasir bromo dengan hamparan awan putih khas dari pemandangan bromo sunrise. Juga indahnya sunrise maupun sunset yang seulah berdiri di atas awan.

jangan lupa sampajhnya tetap di bawa turun


Untuk menuju ke Puncak B29 Argosari memang membutuhkan sedikit adrenalin . Rute jalan  menuju tempat wisata ini cukup berliku dan berkelok-kelok sepanjang lereng Gunung Semeru dari arah Kecamatan Senduro, sekitar 40 kilometer dari arah Kota Lumajang. Dari Kecamatan Senduro, ditempuh dengan rute nuansa pedesaan hingga tiba di Desa Argosari. Dari desa ini untuk ke puncak B-29 ditempuh melaui jalur beraspal yang sudah bagus.
 http://indahwisataindonesia.blogspot.com/

Rute dan Jalur menuju Puncak B29 Lumajang
Jika Anda dari arah Wisata Surabaya atau Wisata Malang bisa langung menuju Kabupaten Lumajang, Menuju Desa Senduro kemudian langsung melalui jalan desa menuju Desa Argosari. Dari desa ini dilanjutkan dengan tetap rute beraspal menuju Puncak B29 Lumajang Desa Argosari .
Bahkan ,kalau Anda suka beradventure dengan moto cross, rute menuju Puncak Bukit 29 Lumajang bisa di tempuh melalui Wisata Gunung Bromo. Tentu saja tidak hanya Bukit 29 saja yang bisa dinikmati, yaitu padang savanah, Pasir Berbisik , Bukit teletubies juga secara otomatis bisa di singgahi.





 jalan bercabang boleh kanan ato kiri




Jika ingin pergi ke sini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi karena tak ada angkutan umum ke sana. Dari Kota Lumajang Anda bisa langsung ke kecamatan Senduro, setelah itu langsung ke Desa Argosari. Pastikan kendaraan yang dipakai dalam kondisi prima, karena sepanjang jalan akan menemui jalan terjal dan agak rusak. Sangat tak disarankan membawa sepeda motor matic karena sangat riskan sekali dengan jalanan yang menanjak. Lebih baik pakai sepeda motor bebek atau sepeda motor yang kuat untuk medan-medan yang terjal.

salah satu contoh jalan yang akan di lalui



Disarankan untuk yang membawa sepeda motor gunakanlah motor bebek atau motor besar, bukan berarti motor matik tidak bisa di gunakan, saya sendiri waktu kesana menggunakan motor matik, tapi motor matik hanya bisa sampai pos  atau di  pembelian tiket, apabila menggunakan mobil, harus di parkir di bawah, jauh sebelum pos, jadi disarankan untuk ngojek sampai kepuncak, karena bila berjalan kaki akan di tempuh 3-4 jam perjalanan. bila yang menyukai tantangan lebih bagus jalan kaki sambil menikmati indahnya panorama alam yang masi asri antara perpaduan gunung dan tanaman sayur mayur warga sekitar, bila beruntung anda akan di suguhkan dengan awan disekitar lereng bukit. 

perjalanan dari pos sendiri hanya ditempuh dengan jaklan kaki sekitar satu jam setengah. tidak disarankan naik ketika hujan turun, karena kondisi jalan yang belum di aspal jadi otomatis jalan akan sangat licin, tunggulah sampai hujan reda. untuk yang sudah lihai dalam berkendara kendaraan boleh naik sampai puncak. untuk air bawalah seperlunya saja, kira2 untuk perjalanan. karena ketika kita di perjalanan banyak penduduk yang berjualan di pinggir jalan bahkan di puncakpun banyak warung-warung yang berjualan. jadi jangan takut kekurangan air minum

 parkiran (pos tiket)
terlihat ada motor mrtik disana

Sesampainya di puncak B29, keindahan gunung Bromo dan Batok menjadi bonus pembayar lelah. Anda juga akan disuguhi pemandangan indah berada di atas awan. Tidak salah jika pemerintah Kabupaten Lumajang memberi nama wisata di atas awan. Hamparan luas lading sayuran dengan karakteristik pegunungan seolah bisa dijangkau tangan. Hawa dingin melengkapi pesona ini. Karenanya, jangan tinggalkan jaket Anda di rumah karena suhu di daerah sini lebih dingin dibanding daerah lain.

keindahan alamnya


Setelah menikmatiindahnya dari Puncak B-29 Desa Argosari, Kecamatan Senduro,  pengunjung juga bisa melanjutkan ke destinasi obyek wisata lainnya yang terdekat seprti air terjun, wisata pendakian Ranu Kumbolo  , Ranu Regulo dan Wisata Gunung Semeru dan tentu saja ke Wisata Gunung Bromo
Bagi yang suka wisata petualang, camping di Puncak B29 Lumajang Desa Argosari sangatlah menyenangkan, apalagi di kombinasikan dengan paket wisata Bromo maupun Paket Tour Bromo Ranu Kumbolo dan Semeru.

Saturday, 27 December 2014

RANU BEDALI LUM,AJANG

 RANU BEDALI LUM,AJANG

Perjalanan kali ini 2010 sueto akan menuju tiga ranu di Lumajang….perjalanan yang dilakukan dengan singkat ini dilakukan sehari saja dari Surabaya menuju daerah Lumajang yaitu di kecamatan Klakah..

di Klakah terdapat tiga buah ranu (danau) vulkanik yang berada di sekitar lereng Gunung Lamongan, yakni Ranu Pakis, Ranu Klakah dan Ranu Bedali. Ranu Pakis digunakan oleh masyarakat sekitar sebagai tempat budidaya ikan air tawar. Ranu Klakah merupakan ranu yang berlatar belakang Gunung Klakah. Ranu Bedali merupakan Ranu yang terdapat di daerah cekungan, seolah-olah ranu ini berada di sebuah mangkuk besar. Ketiga Ranu tersebut membentuk segitiga, sehingga disebut dengan “Segitiga Ranu”.
Pokoknya dari Sby niat berangkat jm 7 eh ternyata molor jadideh berangkat jam10 bersama 8 orang anggota kamipun berangkat setelah prepare dan mbulet…sebenarnya banyak ranu di daerah Lumajang tapi yang bisa kami kunjungi cuman 3 saja…mungkin next trip sajalah..lanjut ke perjalanan berangkat hari sabtu kebetulan hari itu sangat panas mungkin karena kami berangkatnya kesiangan setelah menempuh perjalanan 5jam kami nyampe sekitar jam 3 sore pertama yang kami lakukan adalah istirahat di ranu bedali..

Sebagai rangkaian kawasan Segitiga Ranu, dengan jarak 7 Km dari Ranu Pakis atau 6 Km dari Ranu Klakah kita sampai pada Ranu Bedali Kecamatan Ranuyoso. Obyek wisata ini mempunyai ketinggian � 700 M dari permukaan laut dengan luas danau 25 Ha dan kedalaman 28 m.
Obyek ini berada pada ketinggian  900 meter dpl, dengan luas 22 hektar dan kedalaman 28 m yang dilatar belakangi gunung Lamongan dengan ketinggian 1.668 m dpl, serta didukung oleh udara yang sejuk dan segar. Beraneka ragamnya buah-buahan nangka khas Klakah yang dijual sepanjang jalan raya menjadi daya tarik lain bagi obyek wisata ini.

Berbeda dari dua ranu sebelumnya, yang menarik dari ranu ini adalah letak permukaan air berada jauh di bawah permukaan tanah. Sehingga untuk mencapai daratan tepi danau dibutuhkan kesehatan prima yang merupakan tantangan bagi mereka yang berjiwa muda. Meskipun demikian panorama danau ini dilihat dari atas cukup mengasyikkan…Maunya seh ke bawah tapi kok kelihatannya mau hujan nih…

Setelah ke Ranu Bedali kami langsung lanjutkan ke Ranu Klakah dan Pakis karena waktu sudah semakin sore dan kelihatannya mau hujan…Sekitar 10 menit dengan berkendaraan roda dua ataupun roda empat sampailah kita ke Ranu Pakis, bila kunjungan wisata kita diawali dari Ranu Klakah. Obyek wisata danau ini terletak di Desa Ranu Pakis dengan jarak 20,5 Km disebelah Utara kota Lumajang ,mempunyai ketinggian  600 Meter, dari permukaan laut dengan luas danau 50 Ha dan kedalaman 26 m. Masih dilatar belakangi Gunung Lamongan dan nampak lebih dekat, serta kondisi alam yang masih perawan akan menjadi daya tarik bagi pecinta lingkungan atau wisatawan yang membutuhkan udara segar.
Ranu Pakis

Selain rekreasi dapat pula menikmati ikan segar yang dijual di warung-warung sederhana dan dapat pula dibawa untuk oleh-oleh. Ikan ini hasil budi daya pada perairan Ranu Pakis dengan sistim keramba jaring apung, jenisnya Mujaher, Nila.
Ranu Klakah Obyek wisata danau ini terletak di sebelah Utara kota Lumajang tepatnya di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah dengan jarak tempuh � 20 Km dari kota Lumajang. Transportasi, mudah dicapai dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum baik roda dua maupun roda empat disamping ada dokar sebagai sarana angkutan tradisional masyarakat setempa

Panorama yang khas berupa fatamorgana kebiruan air obyek wisata ini merupakan alternatif pilihan tujuan wisata di Jawa Timur bila mengunjungi Bali melewati Kabupaten Jember. Danau ini merupakan salah satu obyek wisata dari Kawasan Wisata Setiga Ranu ( danau ) sedangkan lainnya adalah Ranu Pakis dan Ranu Bedali, yang satu sama lain terhubung oleh jalan yang dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Disamping menikmati panoramanya, aktivitas yang dapat dilakukan sendiri ataupun bersama keluarga antara lain, joging mengelilingi area danau dengan fasilitas jalan beraspal, berperahu, menikmati sarana permainan anak, berolahraga tennis dan memancing. di Ranu Klakah tersedia sarana Hotel untuk menginap dengan jumlah kamar 6 buah.
Ranu Klakah

Setelah agak maleman puas makan,foto-foto dll…kami pun melanjutkan perjalanan agak naik lagi yaitu menuju gunung Lamongan. Gunung Lamongan. Terletak di sebelah timur Klakah, gunung ini merupakan tempat berkemah dan pendakian bagi para pecinta alam. Di lerengnya terdapat sebuah tempat untuk beristirahat bagi para pengunjung, sebelum melanjutkan pendakian ke puncak Gunung Lamongan. 

Masyarakat sekitar menyebut tempat itu dengan istilah Rumah Mbah Citro. Dari Klakah menuju ‘Mbah Citro’ dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Dari ‘Mbah Citro’ kita bisa melihat pemandangan kota Lumajang dari ketinggian, yang nampak lebih indah ketika malam hari. Bila siang terlihat pula panorama pantai selatan yang begitu eksotika. Dari Mbah Citro menuju puncak membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam. Di tengah rute terdapat sebuah watu gede (“Batu Besar”) yang dijadikan tempat peristirahatan sementara sebelum melanjutkan pendakian ke puncak. Pendakian umumnya dilakukan pada malam hari, dengan perkiraan pagi hari sebelum matahari terbit telah sampai di puncak Gunung Lamongan. Keindahan matahari terbit dapat disaksikan dengan jelas dari puncak Gunung Lamongan.